<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>Nita&#x27;s Little World</title>
<link>http://nitameirina.multiply.com/</link>
<description></description>
<pubDate>Fri, 4 Jul 2008 13:12:39 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Sat, 7 Jun 2008 04:22:35 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>Nita&#x27;s Little World</title>
<url>http://images.nitameirina.multiply.com/logo</url>
<link>http://nitameirina.multiply.com</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>

<item>
<title>Analisa Setan Indonesia </title>
<description>Waktu gue nonton film Pocong 3 beberapa bulan lalu, ada adegan di mana si pocong berantem sama kuntilanak merah. Adegan berantemnya gak dikasih liat, tapi kalau begini mah udah jelas yang menang. Coba bayangin yang satu tangannya diiket, kalau bergerak harus lompat dulu, yang satu lagi rambutnya panjang dan bebas keliaran kemana aja. Ini jelas tidak fair! (emosi). &#x3C;p&#x3E;Maka, inilah waktunya gue sebagai mahasiswa Politik Universitas Indonesia unjuk gigi dan menganalisa setan Indonesia yang sering muncul di tipi berdasarkan keseramannya. Iya, emang gak nyambung sama jurusannya, tapi.. EMANG GUE PIKIRIN, NYET! Ehm, ini dia.. &#x3C;strong&#x3E;Analisa Setan Indonesia&#x3C;/strong&#x3E; by Prof. Dr. Raditya Dika, M.Gt (maha ganteng)..&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;Pocong&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;br&#x3E; &#x3C;img src=&#x22;http://radityadika.com/wp-content/uploads/2007/12/pocongweb.gif&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E; Memang kasian sekali setan yang satu ini. Udah mati, bau, didandanin kayak permen pula. Sampai sekarang pocong masih bertanya dengan kritis, &#x201C;Kenapa kalo gue udah mati tangan masih diiket juga?&#x201D;. Pocong mungkin salah satu setan yang paling dirugikan: engga bisa nyetir, engga bisa maen Dance D...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/16/Analisa_Setan_Indonesia_</guid>
<pubDate>Sat, 7 Jun 2008 04:22:35 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Menjaga Silatuhrahmi</title>
<description>Penulis : KH Abdullah Gymnastiar&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Silaturrahim merupakan amalan yang diperintahkan Rasullullah. Demi&#x3C;br&#x3E; menjaga tali persaudaraan, Rasullullah tidak hanya menunggu didatangi&#x3C;br&#x3E; sahabat, namun juga mendatangi mereka. Nabi Muhammad SAW bersabda,&#x3C;br&#x3E; &#x22;Sesungguhnya rahmat Allah tidak akan turun kepada kaum yang di situ&#x3C;br&#x3E; ada orang yang memutuskan tali persaudaraan. &#x22;&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Dalam kehidupan sehari-hari, kadang kita menemukan masalah yang lahir&#x3C;br&#x3E; dari hubungan sosial. Beberapa di antara kita mungkin masih menyimpan&#x3C;br&#x3E; dendam terhadap seseorang yang telah melakukan kesalahan kepada diri&#x3C;br&#x3E; kita. Sehingga kita bisa memutuskan tali silaturrahim begitu saja&#x3C;br&#x3E; tanpa disadari maupun disadari. Hubungan antar keluarga, tetangga,&#x3C;br&#x3E; atau teman pun menjadi retak. Hal inilah yang membuat diri kita jauh&#x3C;br&#x3E; dari rahmat Allah.&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Dalam hati kecil kita, sebenarnya memang ada rasa untuk memaafkan&#x3C;br&#x3E; kesalahan orang yang telah mendzalimi kita dan berniat untuk kembali&#x3C;br&#x3E; menjaga hubungan baik. Namun rasa gengsi atau rasa malas menyingkirkan&#x3C;br&#x3E; niat mul...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/15/Menjaga_Silatuhrahmi</guid>
<pubDate>Sat, 7 Jun 2008 04:19:05 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Melamar Bidadari</title>
<description>  &#x3C;font style=&#x22;color: rgb(255, 102, 0); &#x22; size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Melamar Bidadari..&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Mendekatlah, ada kabar yang ingin ku bisikkan. Aku melamar Bidadari,.wajahnya lebih jernih dari pada Cermin. Harumnya semerbak antara Langit dan Bumi. Cahayanya memenuhi Istana dan Kamarnya. Kecantikkannya sama dengan Mentari dan Rembulan &#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E;Mendekatlah, ada kabar yang ingin ku sampaikan. Maukah Engkau ku beritahu Mas kawin yang dimintanya. Mas kawinnya adalah sholat Tahajjud, Qiyamullail, Puasa dan bertaqwa kepada Allah Azza wa jalla.. &#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E;Mendekatlah, ada keindahan yang ingin ku ceritakan. Lekuk tubuhnya bagai keindahan dahan pepohonan. Kelembutan kulitnya bagai kulit buah Delima. Warna kulitnya bagai Batu Permata Yagut dan Marjan. Tuturnya mempesona lagi lugu tak berdosa &#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E;Mendekatlah, ada berita gembira yang ingin ku bagi. Dia selalu menunggu ku di penghujung malam. Bagai penantian setia kekasih sejati. Tatapannya seteduh angin pagi. Bola matanya bening berkilau cahaya. Senyumnya mampu memikat seluruh lelaki &#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E;Mendekatlah, tidakkah Engkau menginginkannya ?&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Bawakanlah ma...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/14/Melamar_Bidadari</guid>
<pubDate>Fri, 6 Jun 2008 01:54:50 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Hati yang Damai</title>
<description> Penulis : KH Abdullah Gymnastiar&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; &#x22;Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Rabb-mu dengan hati yang&#x3C;br&#x3E; ridha dan diridhaiNya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaKu,&#x3C;br&#x3E; dan masuklah ke dalam surgaKu.&#x22; (QS. Al-Fajr : 27-30).&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Seseorang yang sering beribadah kepada Allah secara terus-menerus dan&#x3C;br&#x3E; menjauhi segala yang dilarangNya, pasti melahirkan hati yang damai&#x3C;br&#x3E; (qolbun salim). Yakni hati yang senantiasa merasa dekat dengan Allah&#x3C;br&#x3E; dan penuh rasa syukur serta bersabar ketika musibah datang.&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Namun mengapa rasa risau masih ada, meskipun kita telah memperbanyak&#x3C;br&#x3E; ibadah pada Allah? Mengapa ketenangan yang didambakan tidak juga hadir&#x3C;br&#x3E; menghiasi malam-malam saat kita bermunajat kepadaNya? Ibadah-ibadah&#x3C;br&#x3E; yang kita lakukan menjadi hambar, dan rasa galau tetap tidak mau hilang.&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Saudaraku, kita hendaknya memahami hakikat dari ibadah. Inti dari&#x3C;br&#x3E; ibadah, bukan pada banyaknya shalat, puasa, atau shadaqah yang kita&#x3C;br&#x3E; lakukan. Tapi, lebih kepada bagaimana setiap amal ibadah yang&#x3C;br&#x3E; dilakukan, semuanya kita t...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/13/Hati_yang_Damai</guid>
<pubDate>Fri, 6 Jun 2008 01:47:42 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>TOP 10 Kota Neraka Di Dunia</title>
<description>TOP 10 Kota Neraka Di Dunia &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;------------ --------- --------- ---&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Number 10&#x3C;br&#x3E;Baghdad , Iraq&#x3C;br&#x3E;Type of hell : Conflict&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Sangat mengejutkan bahwa penerbangan yang murah memenuhi akhir pekan ke Baghdad . &#x3C;br&#x3E;Kota yang rusak parah karena perang dalam masanya Saddam Husein. &#x3C;br&#x3E;Semenjak invasi U.S, pencurian, penculikan dan kejahatan seksual dan pembantaian pasukan terjadi dimana mana. &#x3C;br&#x3E;Sebagaian besar jalan di kota ini sudah menjadi padang rumput yang luas.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Number 9&#x3C;br&#x3E;Dhaka , Bangladesh&#x3C;br&#x3E;Type of Hell: Pollution&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Kota yang terkenal banyak retaknya, adalah Dhaka , no.9 dalam 10 Neraka di Dunia dalam hitungan mundur. &#x3C;br&#x3E;Disamping ketidak stabilan politik, tekanan militer dan kekacauan akibat peperangan dan bencana alam, Ibukota Bangladesh ini menghadapi krisis yang berlebih dengan tingkat polusi tertinggi. &#x3C;br&#x3E;Industri yang memenuhi kota ini membawa dampak buruk bagi lingkungannya, secara terus menerus 9.7 juta tons sampah dibuang melalui sungai di kota tiap tahunnya.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Number 8&#x3C;br&#x3E;Yakutsk , Russia&#x3C;br&#x3E;Type of hell: Environmental extrem...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/12/TOP_10_Kota_Neraka_Di_Dunia</guid>
<pubDate>Fri, 6 Jun 2008 01:46:34 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title> Mengapa tak boleh meniup makanan dan minuman?</title>
<description>&#x3C;b&#x3E;&#x3C;font face=&#x22;Arial&#x22; size=&#x22;4&#x22;&#x3E; Mengapa tak boleh meniup makanan dan minuman?&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;font face=&#x22;Arial&#x22; size=&#x22;2&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E; Seringkali kita melihat, seorang Ibu ketika menyuapi anaknya makanan yang masih panas, dia meniup makanannya lalu disuapkan ke anaknya. Bukan cuma itu, bahkan orang dewasa pun ketika minum teh atau kopi panas, sering kita lihat, dia meniup minuman panas itu lalu meminumnya. Benarkan cara demikian?&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E; Cara demikian tidaklah dibenarkan dalam Islam, kita dilarang meniup makanan atau minuman.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E; Sebagaimana dalam Hadits Ibnu Abbas menuturkan &#x22;Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya&#x22;. (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E; Awalnya saya tidak mengetahui hikmahnya, bagi saya pribadi, ketika datang hadits pada saya mengenai suatu hal, maka semampunya coba saya lakukan, walaupun saya belum tahu hikmahnya, dan sebenarnya memang tidak harus tahu.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E; Begitu juga ketika saya pertama kali mendengar hadits ini, saya hanya berusaha mengamalkan saja, bahwa kita dilarang meniup makanan atau minuman...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/11/_Mengapa_tak_boleh_meniup_makanan_dan_minuman</guid>
<pubDate>Fri, 6 Jun 2008 01:43:08 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Aku Menangis untuk Adikku Enam Kali</title>
<description>&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;&#x3C;font face=&#x22;Times New Roman&#x22;&#x3E;Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.&#x26;nbsp;&#x3C;br&#x3E; &#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-align: center; &#x22; align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;&#x3C;font face=&#x22;Times New Roman&#x22;&#x3E;----------&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x3C;font face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya. &#x22;Siapa yang mencuri uang itu?&#x22; Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, &#x22;Baiklah, kalau begitu, kalian...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/10/Aku_Menangis_untuk_Adikku_Enam_Kali</guid>
<pubDate>Fri, 6 Jun 2008 01:38:22 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Ketika Iman Turun</title>
<description>Penulis : KH Abdullah Gymnastiar&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Iman itu adalah ucapan dan perbuatan. Ia dapat bertambah dan dapat&#x3C;br&#x3E; pula berkurang. Demikian Rasulullah SAW pernah bersabda kepada kita,&#x3C;br&#x3E; ummatnya, akan hakikat dari iman. Bahwa iman itu sifatnya bisa naik&#x3C;br&#x3E; (bertambah) dan dapat pula turun (berkurang). Ia memiliki siklus, yang&#x3C;br&#x3E; membuat kita harus senantiasa sigap dalam menjaganya.&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Lalu, bagaimana kita menyikapi saat iman turun. Saat iman kita turun&#x3C;br&#x3E; satu langkah, berusahalah agar kemudian ia naik dua langkah. Saat iman&#x3C;br&#x3E; kita turun dua langkah, bermujahadahlah agar iman dapat segera naik&#x3C;br&#x3E; empat langkah. Sehingga secara grafik, iman yang kita miliki polanya&#x3C;br&#x3E; lurus naik ke atas (semakin baik).&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Ingatlah, kita bukanlah Nabi atau Rasul yang kadar keimanannya dijaga&#x3C;br&#x3E; Allah. Kita adalah manusia dengan segala kelemahannya, namun dalam&#x3C;br&#x3E; keimanan mampu melebihi tingkat Malaikat. Tapi bisa juga sebaliknya,&#x3C;br&#x3E; lebih rendah dari Iblis. Semuanya tergantung akan kepekaan akan rasa&#x3C;br&#x3E; keimanan. Bilakah keimanan ini menurun, atau bil...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/9/Ketika_Iman_Turun</guid>
<pubDate>Fri, 6 Jun 2008 01:34:09 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Hamba yang Lillahi Ta&#x27;ala</title>
<description> Penulis : KH Abdullah Gymnastiar&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; &#x22;Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang&#x3C;br&#x3E; Hidup Kekal lagi terus-menerus mengurus makhlukNya.&#x22; (QS. Ali Imran : 2).&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Ayat ini menegaskan keyakinan pada Allah. Sebuah sketsa mengenai&#x3C;br&#x3E; tauhid yang mutlak, jelas, dan pasti bahwa Allah Mahasuci dan&#x3C;br&#x3E; Mahaluhur. Tauhid yang seperti ini dikenal dengan istilah tauhidul&#x3C;br&#x3E; uluhiyyah, yaitu mengesakan Allah. Ada juga istilah tauhidul qawamah,&#x3C;br&#x3E; yaitu kesatuan pengurusan atas manusia serta seluruh alam semesta.&#x3C;br&#x3E; Akibatnya, tidak ada sesuatu pun yang terlaksana kecuali dengan&#x3C;br&#x3E; pertolongan Allah Ta&#x27;ala, dan tidak ada yang mengurus makhluk kecuali&#x3C;br&#x3E; Allah Ta&#x27;ala.&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Saudaraku, dengan mentadaburi ayatNya, akan terjalin dan terangkai&#x3C;br&#x3E; hanya pada satu jalan kenyataan. Yakni mengetahui posisi kita sebagai&#x3C;br&#x3E; abdi Allah, bukan abdi-abdi selain Allah. Kita terlahir dan ada hanya&#x3C;br&#x3E; untuk mengabdi dan mengharap ridha dariNya.&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Karenanya, untuk apa kita merekayasa tindakan, perilaku, atau pun&#x3C;br&#x3E; sikap yang manis, semata-...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/8/Hamba_yang_Lillahi_Taala</guid>
<pubDate>Fri, 6 Jun 2008 01:23:23 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Mengapa Ayam Menyebrang Jalan </title>
<description>Jawaban menurut: &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Guru TK: &#x3C;br&#x3E;Supaya sampai ke ujung jalan. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Plato: &#x3C;br&#x3E;Untuk mencari kebaikan yang lebih baik. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;FBI: &#x3C;br&#x3E;Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Aristoteles: &#x3C;br&#x3E;Karena merupakan sifat alami dari ayam. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Captain James T. Kirk &#x3C;br&#x3E;Karena dia ingin pergi ke tempat yang belum pernah ia datangi. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Martin Luther King, Jr. &#x3C;br&#x3E;Saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyeberang&#x3C;br&#x3E;jalan &#x3C;br&#x3E;tanpa mempertanyakan kenapa. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Machiavelli &#x3C;br&#x3E;Poin pentingnya adalah ayam menyeberang jalan! Siapa yang peduli kenapa!&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Akhir dari penyeberangan akan menentukan motivasi ayam itu. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Freud &#x3C;br&#x3E;Fakta bahwa kalian semua  begitu peduli pada alasan ayam itu menunjukkan &#x3C;br&#x3E;ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;George W Bush &#x3C;br&#x3E;Kami tidak peduli kenapa ayam itu menyeberang! Kami cuma ingin tau&#x3C;br&#x3E;apakah &#x3C;br&#x3E;ayam itu ada di pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau melawan&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;kami. Tidak ada pihak tengah di sini! &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Darwin &#x3C;br&#x3E;Ayam telah melalui periode waktu yang luar biasa, telah melalui seleksi &#x3C;br&#x3E;alam dengan cara te...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/7/Mengapa_Ayam_Menyebrang_Jalan_</guid>
<pubDate>Fri, 6 Jun 2008 01:21:30 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Drink  Water On Empty Stomach</title>
<description>Good Ideas for Life&#x2026;&#x2026;&#x2026;&#x2026;     &#x3C;br&#x3E;     &#x26;nbsp;                               &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;       Subject: Info Kesehatan....: DRINK WATER ON EMPTY STOMACH &#x3C;/p&#x3E;                                  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;DRINK WATER ON EMPTY STOMACH&#x3C;/b&#x3E;         &#x3C;br&#x3E;         &#x3C;b&#x3E;&#x3C;br&#x3E;         It is popular in Japan today to drink water immediately after waking up         every morning. Furthermore, scientific tests have proven &#x26;nbsp;its         value. We publish below a description of use of water for our readers.         For old and serious diseases as well as modern illnesses the water treatment         had been found successful by a Japanese medical society as a 100% cure         for the following diseases: &#x3C;br&#x3E;         Headache, body ache, heart system, arthritis, fast heart beat,         epilepsy, excess fatness, bronchitis asthma, TB, meningitis, kidney and         urine diseases, vomiting, gastritis, diarrhea, piles, diabetes,         constipation, all eye diseases, womb, cancer and menstrual disorders,         ear nose and throat diseases...&#x3C;/b&#x3E; &#x26;nbsp; &#x3C;/p&#x3E; ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/6/Drink_Water_On_Empty_Stomach</guid>
<pubDate>Fri, 6 Jun 2008 01:13:51 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Memenuhi Kewajiban Kepada Allah</title>
<description>             &#x3C;p&#x3E;Memenuhi Kewajiban kepada Allah&#x3C;br&#x3E; Penulis : KH Abdullah Gymnastiar&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Seringkali kita agak teledor terhadap apa yang diperintahkan Allah. Atau menyibukkan diri dengan menuntut janji Allah tapi malah lalai dengan kewajiban. Padahal, sesungguhnya kita harus sangat menyakini bahwa janji Allah adalah pasti, tidak bisa dipungkiri. Karena itu, justru kita mesti risau bila belum menyempurnakan kewajiban kepada Allah.&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Barangsiapa yang pandai bersyukur, niscaya Allah akan menambah nikmatnya. Maka, bersyukur adalah tugas kita berikutnya. Jangan resah dengan nikmat yang ingin didapat. Kita kerapkali lebih sering risau dengan nikmat yang belum ada, dibanding memikirkan bagaimana bersyukur atas nikmat yang sudah ada. Inilah sebetulnya yang menentukan kualitas hati kita. Maka setiap ingat janji Allah, ingatlah kewajiban kita kepada Allah, yang salah satunya adalah bersyukur.&#x3C;br&#x3E; &#x3C;br&#x3E; Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, baginyalah jalan keluar. Jangan sampai kita sibuk memikirkan jalan ke luar tapi ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/5/Memenuhi_Kewajiban_Kepada_Allah</guid>
<pubDate>Fri, 6 Jun 2008 01:04:47 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>c&#x27;est moi</title>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/photos/album/4/cest_moi</guid>
<pubDate>Wed, 4 Jun 2008 04:59:28 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Ya Allah...</title>
<description>&#x201C;Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu agar aku takut kepadaMu dalam keadaan sembunyi (sepi) atau ramai. Aku mohon kepadaMu, agar dapat berpegang dengan kalimat hak di waktu rela atau marah. Aku minta kepadaMu, agar aku bisa melaksanakan kesederhanaan dalam keadaan kaya atau fakir, aku mohon kepadaMu agar diberi nikmat yang tidak habis dan aku minta kepadaMu, agar diberi penyejuk mata yang tak putus. Aku mohon kepadaMu agar aku dapat rela setelah qadhaMu (turun pada kehidupanku). Aku mohon kepadaMu kehidupan yang menyenangkan setelah aku meninggal dunia. Aku mohon kepadaMu kenikmatan memandang wajahMu (di Surga), rindu bertemu denganMu tanpa penderitaan yang membahayakan dan fitnah yang menyesatkan.&#x201D; (HR. An-Nasai dan Ahmad)</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/4/Ya_Allah...</guid>
<pubDate>Wed, 4 Jun 2008 04:56:55 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>different time...different place...different nita</title>
<description>there is an &#x27;ASTRI&#x27; family photo, we looked happy at the time.....
SRIKANDI.....I passed 5 years there
Ils sont mes amis a la section francaise de UI
Miss Nita and her beloved X-1 students</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/photos/album/2/different_time...different_place...different_nita</guid>
<pubDate>Tue, 8 Apr 2008 01:06:26 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Ketika Harus Memilih</title>
<description>  &#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;&#x3C;font color=&#x22;#33ccff&#x22;&#x3E;&#x3C;font face=&#x22;comic sans ms&#x22;&#x3E;&#x3C;font color=&#x22;#00cccc&#x22;&#x3E;Ketika&#x26;nbsp;harus memilih jalan hidup,&#x26;nbsp;tidak mudah memang bila kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang ada. Ada rasa keraguan tapi ada rasa berontak dalam diri. Sesak di dada begitu memburu hingga aku tak kuasa lagi untuk berteriak. Tapi, aku masih mencoba untuk bertahan. Entah bertahan untuk apa dan siapa. Aku hanya berusaha untuk meyakini dan menjalani&#x26;nbsp;ketetapan-Nya.&#x26;nbsp;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;&#x3C;font color=&#x22;#33ccff&#x22;&#x3E;&#x3C;font face=&#x22;comic sans ms&#x22;&#x3E;&#x3C;font color=&#x22;#00cccc&#x22;&#x3E;Air mata telah sering&#x26;nbsp;mengalir deras&#x26;nbsp;dari&#x26;nbsp;kedua mata yang lelah. Malah hati ini&#x26;nbsp;cukup lama menahan beban. Aku tetap percaya bahwa Allah tak pernah memberi ujian kepada&#x26;nbsp;hamba-hamba-Nya di luar kesanggupan mereka. Doa terus kupanjatkan. Sujud-sujud panjang selalu kulakukan. Tak jemu&#x26;nbsp;aku memohon kepada-Nya. &#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;&#x3C;font color=&#x22;#00cccc&#x22; face=&#x22;Comic Sans MS&#x22; size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Jawaban-Nya terwujud dalam bentuk kasih sayang yang selalu menemaniku dan melipur kesedihanku: Keluarga,&#x26;nbsp;sahabat, teman-teman lama, teman-teman baru, bahkan sosok ibu &#x27;baru&#x27; &#x26;nbsp;dengan kelembutan dan ketulusannya&#x26;nbsp;berhasil mengusap kegalauanku. Mereka masih me...</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/3/Ketika_Harus_Memilih</guid>
<pubDate>Fri, 23 Feb 2007 11:34:14 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Bersama</title>
<description> &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Ketika seorang teman pergi&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Teman lain menemani&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Ketika merindu seorang teman&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Teman lain melipur kegalauan&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Engkau bentuk cinta ilahi untukku&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Warna-warni indah dalam hidupku&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Moga abadi ikatan penuh&#x26;nbsp;kasih ini&#x26;nbsp;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Hingga berjumpa di&#x26;nbsp;akhirat nanti&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Dalam surga yang&#x26;nbsp;indah nan menawan&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Peristirahatan yang selalu diimpikan...&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;Cempaka Putih, Kamis 22 Februari 2006&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;img src=&#x22;http://images.multiply.com/common/smiles/love.png&#x22;&#x3E;&#x26;nbsp;full of love for my friends...&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 255);&#x22; color=&#x22;#3366ff&#x22; face=&#x22;comic sans ms&#x22; size=&#x22;5&#x22;&#x3E;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/2/Bersama</guid>
<pubDate>Thu, 22 Feb 2007 03:30:58 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Welcome to the other world</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;comic sans ms&#x22; color=#cc33cc size=3&#x3E;Rabu 21 Februari 2006&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;comic sans ms&#x22; color=#cc33cc size=3&#x3E;Eksistensialisme&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;comic sans ms&#x22; color=#cc33cc size=3&#x3E;Tidak harus seperti Sartre. Tapi, intinya gue harus eksis..berkarya...bermanfaat...bergaul...&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;comic sans ms&#x22; color=#cc33cc size=3&#x3E;Lupakan segala kegalauan di hati, masalah yang selalu memburu hidup.&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;comic sans ms&#x22; color=#cc33cc size=3&#x3E;No one can destruct my life....Mulai dari sekarang harus ada langkah baru...&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;comic sans ms&#x22; color=#cc33cc size=3&#x3E;Jangan takut menghadapi hidup selama aku masih bergantung pada pemilik kehidupan ini..&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;comic sans ms&#x22; color=#cc33cc size=3&#x3E;No tears anymore, except for My Lord...&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;
&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;comic sans ms&#x22; color=#cc33cc size=3&#x3E;Hidup harus penuh cinta dan energi baru...&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://nitameirina.multiply.com/journal/item/1/Welcome_to_the_other_world</guid>
<pubDate>Wed, 21 Feb 2007 05:56:32 -0000</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>